Monthly Archives: Februari 2012

Sejatinya Wadag SP

Beberapa paparan mengenai wadag Satria Piningit bermunculan di berbagai tempat. Mungkin salah satunya sesuai dengan gambaran dan pikiran anda. Tetapi perlu diingat bahwa sebenarnya paparan paparan yang ada biasanya hanya disesuaikan dengan keadaan si penulis atau golongan semata. Keterbukaan hati dan pikiran dalam melihat suatu bentuk paparan akan menjelaskan kepada kita manakah bentuk paparan yang benar dan adil untuk semua. Berikut adalah bentuk dari wadag SP yang benar dan adil untuk semua.

1. SP bersifat universal. artinya pedoman mengenai cerita SP diambil dari semua kitab suci , semua nubuat dan semua ramalan. Meski terkadang mungkin bisa saja meleset atau tidak terpenuhi.

2. Lokasi SP diceritakan di dalam ramalan Nostradamus “diantara 3 lautan” dan Suku Aborigin “Tempatnya tidak jauh seperti tetangga yang memiliki matahari di sepanjang musim dan tanah yang subur dan banyak candi”. Sedang di dalam Alquran atau buku tafsirannya mengatakan “Apabila bangsa Israel tetap tidak berubah tabiatnya, maka predikat sebagai bangsa pilihan akan Aku berikan kepada suatu bangsa yang sangat jauh tempatnya dan sangat berbeda dari bangsa Israel. Bangsa itu berada di antara Malik dan Maliki. Dari bangsa tersebut akan muncul seorang pemimpin dari antara kumpulan orang orang bodoh. Dia akan membawa bangsa itu menjadi bangsa yang sangat besar. Dan bangsa itu bisa menjadi besar apabila dipimpin oleh dua agama yang berbeda.”

3. Kepunyaan SP adalah suatu hal dimana hanya dimiliki oleh SP semata.  Cahaya bulat di atas kepala, Mustika di kening, mata yang bersinar , Batu hitam mengkilat di dalam mulut, dada dan punggung bersinar (Kemungkinan sebagai tanda orang suci dan kudus yang diberkati), tangan dan jari tangan bersinar (apakah suatu senjata ?) , Bunga Teratai dan Pusaran Angin serta Tetesan air Brajamusti di tangan (adalah sumber kehidupan).

4. Penampilan SP sangat sederhana. Tidak bersorban atau berjubah atau parlente. Dan seperti kebanyakan orang Indonesia yaitu berkulit sawo matang.

Tulisan ini tidak bertujuan untuk mengundang pro dan kontra tetapi lebih mengarah kepada seseorang yang memang benar dilahirkan di Indonesia dan diimpikan rakyat Indonesia untuk memperbaiki segala tatanan yang sudah carut marut seperti sekarang ini.

Semisal apabila SP tidak seperti orang Indonesia pada umumnya, lalu apalah artinya Sabdo Palon dan Jayabaya bercerita dan berkata banyak hal mengenai Bumi Nuswantoro di masa depan.

Suwun

%d blogger menyukai ini: